Sabtu, 04 April 2015

The Rain



The Rain



Nggak tahu kenapa aku suka sekali sama hujan. Sebelum hujan turun, biasanya sudah tercium aromanya sebagai tanda kedatanganya. Menenangkan. Ketika rintik-rintik hujan jatuh ke tanah dan mereka saling berpadu padan, yang akan menghasilkan aroma dengan paduan harum tanah. Sentuhan khas yang menentramkan. Aroma hasil racikan Tuhan.

Hujan itu memiliki unsur magis yang memikat. Bisa membuat kita tanpa sadar berhenti dari aktifitas, pergi memandanginya dan terdiam, termenung. Rintikan air yang jatuh dari langit mengalir, seperti membawa pikiran kita masuk ke dalam lubang masa lalu. Melankolis.
Aku hirup wanginya dalam-dalam, aku biarkan mereka masuk dan meresap ke setiap aliran darahku.Memejamkan mata, menenangkan jiwa.



Selepas hujan, sisa-sisanya pun masih membawa ketenangan. Bulir-bulir yang tertinggal di atas dedaunan, menyedapkan pandangan. Menyisakan sepotong kenangan tentang kebahagian. 
Bau basah tanah, aku selalu merindukannya dan akan menikmati setiap kehadirannya. Hujan adalah penyembuh, bagi jiwa yang kering.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar