Kamis, 19 Maret 2015

Jalan-jalan ke Kota Apel ala Ransel




Jalan-jalan ke Kota Apel ala Ransel


Kota tujuan kita kali ini adalah kota Apel alias Malang. Berhubung jalan-jalan ini ala ransel, jadi biaya yang kita butuhkan tidak akan membuat dompet kita bolong.
Dari Jakarta ke Malang kita cukup menggunakan kereta api kelas ekonomi Matarmaja Rp. 65.000. Setibanya di Malang, untuk awalnya kita bisa berjalan-jalan menelusuri kota Malang yang adem dan rapih. Pepohonan banyak tumbuh di sepanjang jalan. Dari Stasiun ke Alun-alun kota Malang tidak jauh, cukup berjalan kaki lima belas menit.
Kondisi alun-alun yang rapih dan di kelilingi taman-taman bunga cukup membuat kita betah belama-lama di sini. Di tengah taman terdapat kolam yang di tumbuhi tanaman teratai. Setelah asik berfoto ria di taman ini, kita pun bisa melanjutkan perjalanan mengelilingi kota Malang dengan menggunakan angkutan umum. Cukup membayar uang Rp. 4000 kita bisa di ajak mengitari kota Malang yang sejuk.
Banyak bangunan-bangunan tua peninggalan Belanda yang masih berdiri apik di sepanjang jalan kota ini. Gedung-gedung sekolah dan kampus megah seperti Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang pun berdiri di kota yang terkenal juga dengan sebutan kota pelajar di Jawa Timur ini.
Malam harinya tidak kalah menarik. Untuk sekedar nongkrong menikmati Kota Malang yang eksotik atau berwisata kuliner di tempat-tempat seru dengan sajian yang berbeda. Seperti disepanjang jalan Sarangan ini, terdapat kedai Burger yang bernama Burger Buto Ijo Kedai 27. Menjual berbagai macam jenis Burger dengan harga yang cukup murah. Yang terkenal di kedai ini adalah Burger Buto Ijo itu tersendiri karena Burgernya berwarna hijau dan besar.
Di jalan Batanghari terdapat kedai Bakso Malang yang terkenal di Kota Malang yaitu kedai Bakso Malang President yang legendaris dan sudah berdiri selama lebih dari tiga puluh tahun. Woow.. Tenang saja, tidak hanya itu kok tempat-tempat nongkrong dan jajanan yang asik di Kota Apel ini. Masih banyak lokasi tempat hang out yang menarik, seperti di jalan Bromo, Lombok dan banyak lagi.
Tempat nongkrong yang selalu ramai pengunjung di kota Malang ini kebanyakan di isi oleh anak muda atau mahasiswa. Maklumlah, di kota ini banyak sekali Sekolah dan Kampus yang jaraknya pun tidak berjauhan. Untuk harganya sendiri di jamin murah, karena disesuikan dengan kantong mahasiswa.
Setelah lelah berjalan-jalan mengitari tempat menarik di Kota Malang, dan bingung mau beristirahat atau bermalam di mana, tenang aja, di kota Malang banyak sekali Hotel atau tempat-tempat penginapan murah yang berdiri di sepanjang jalan kota ini. Dari yang bintang lima hingga kelas melati. Atau jika tidak mau mengeluarkan kocek, dan kebetulan kita mempunyai kenalan, saudara atau teman yang tinggal di Malang, nggak ada salahnya kita bisa menghubungi mereka untuk menumpang bermalam di rumah atau kosannya.
Sebenarnya masih banyak tempat-tempat menarik di Kota Malang yang bisa kita kunjungi, seperti Museum Brawijaya, Monumen Tugu Malang, Pasar Burung dan sebagainya. Di jamin nggak bakal ada habisnya menjelajah kota yang satu ini. Sekali pergi ke Malang, pasti ingin kembali lagi.

Empat Hari untuk Selamanya (Part III)

(Kemanapun Kaki Kita Melangkah, Pulang Jualah Tetap Tujuan Utama Kita) Perjalanan kami masih berlanjut ke negara berikutn...